www.radiomdsfm.com

Switch to desktop Register Login

Server 1

Loading ...

Server 2

Loading ...

Rate this item
(1 Vote)

Kediri Kota --(www.radiomdsfm.com)---Malam Grand Final pemilihan Duta Wisata Panji Galuh Kota Kediri kembali digelar di tahun 2018 ini. Acara rutin 2 tahunan dalam rangka mencari dan memilih generasi muda yang akan mempromosikan pariwisata Kota Kediri, Sabtu (15/9) di GOR Jayabaya Kediri.

Wakil Walikota Kediri Lilik Muhibbah yang hadir dalam acara tersebut menyampaikan bahwa Duta Wisata Panji Galuh Kota Kediri adalah harapan Kota Kediri di bidang publikasi. "Duta Wisata Panji Galuh Kota Kediri diharapkan bisa menjadi bagian terdepan untuk menggali, mengeksplorasi dan mempromosikan pariwisata yang ada di Kota Kediri," ujarnya.

Ning Lik, sapaan akrab Wakil Walikota Kediri itu berpesan agar para finalis Panji Galuh Kota Kediri tahun 2018 maupun Ikatan Panji Galuh (Ikapalu) untuk selalu bersinergi mempublikasikan potensi pariwisata Kota Kediri.

Perlu diketahui, 10 pasang finalis Panji Galuh yang tampil malam hari ini telah melalui seleksi ketat yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Kediri melalui Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) Kota Kediri.

Dalam malam Grand Final ini terdapat beberapa tahap, yang pertama adalah diberikannya kesempatan para finalis untuk menjawab pertanyaan yang diberikan. Dari jawaban mereka, juri memutuskan siapa saja finalis Panji dan finalis Galuh yang berhak menjadi Top 5 Finalis Panji Galuh 2018. Hasilnya adalah Panji no 05 Fikri, Galuh no 04 Della, Panji no 07 Ari, Galuh no 06 Okky, Panji no 09 Gohan, Galuh no 08 Ima, Panji no 11 Faizal, Galuh no 12 Ardhana, Panji no 13 Denta dan Galuh no 18 Moya.

Selanjutnya, Top 5 Panji Galuh 2018 kembali mendapatkan pertanyaan yang harus mereka jawab untuk meyakinkan para juri bahwa merekalah yang terbaik. 

Hasil dari Grand Final Panji Galuh 2018 ini, akhirnya disebutkan nama pasangan yang berhak menyandang status sebagai Duta Wisata Panji Galuh Kota Kediri tahun 2018, yaitu Panji Faizal Cesar Wahyudianto dan Galuh Ima Fitananda. 

Sedangkan untuk Wakil 1 Panji Galuh 2018 disandang oleh pasangan Panji Ari Sulistya dan Galuh Ardhana Reswari. Untuk Wakil 2 Panji Galuh 2018 disandang oleh pasangan Panji Okta Muhammad Fikri dan Galuh Della Romadona.

Penghargaan yang diberikan pada malam hari ini tidak terbatas itu saja, berikut adalah perhargaan yang diberikan :

- Panji Galuh Terfavorit berdasarkan polling SMS : Panji Bayu Wicaksono dan Galuh Okky Yudistari.

- Panji Galuh Persahabatan berdasarkan polling antar finalis : Panji Safrial Fahri Pratama dan Galuh Nur Husnatun Nisa.

- Supporter terunik : pendukung Panji Gohan.

- Supporter terheboh : pendukung Galuh Okky.

- Supporter terkreatif : pendukung Galuh Ima.

Ditemui usai menerima penghargaan sebagai Duta Wisata Panji Galuh 2018, Panji Faizal dan Galuh Ima merasa senang dan bangga bisa menjadi duta wisata Kota Kediri. Harapannya ke depan mereka bisa mempromosikan pariwisata dan kebudayaan Kota Kediri dengan lebih semangat lagi. Ucapan terimakasih juga disampaikan untuk IKAPALU Kota Kediri, orangtua, teman dan seluruh masyarakat Kota Kediri yang telah memberikan dukungan kepada mereka.

Perlu diketahui, dalam acara ini dihadiri oleh Wakil Walikota Kediri Lilik Muhibbah, Kapolres Kediri Kota Anthon Haryadi, Dandim 0809 Kediri Dwi Agung Sutrisno, Danbrigif Mekanis 16/WY Kediri Slamet Riadi, PT Gudang Garam Tbk, Bank Jatim cabang Kediri, Top Sell, Telkomsel dan seluruh sponsor kegiatan malam Grand Final Panji Galuh 2018.

Turut hadir pula, Ikatan Panji Galuh Kota Kediri (IKAPALU), Duta Wisata Indonesia, Duta Wisata Raka-Raki Jawa Timur, duta wisata dari kabupaten kota di Jawa Timur, diantaranya : Duta Wisata dari Kab Blitar, Kota Batu, Kab Bojonegoro, Kab Jombang, Kab Kediri, Kab Malang, Kab Kota Mojokerto, Kab Nganjuk, Kab Ngawi, Kab Kota Pasuruan, Kab Sidoarjo, Kota Surabaya dan Kab Tulungagung. 

Kemudian hadir pula Putra-Putri Batik Kab Kediri, Putra-Putri Ningrat Prasojo, Duta Ekonomi Syariah Jawa Timur, Duta Pemuda Jombang, Duta Pemuda Indonesia Prov Jatim, Duta Genre Kota Kediri, Duta Bahari Indonesia, Putri Indonesia Jawa Timur dan Miss Earth Indonesia.

Read more... 0
Rate this item
(0 votes)

A. Khoirul, NU Online

Penggagas istilah "halal bi halal" ini adalah KH Abdul Wahab Chasbullah. Ceritanya begini: Setelah Indonesia merdeka 1945, pada tahun 1948, Indonesia dilanda gejala disintegrasi bangsa. Para elit politik saling bertengkar, tidak mau duduk dalam satu forum. Sementara pemberontakan terjadi dimana-mana, diantaranya DI/TII, PKI Madiun.

Read more... 0
Rate this item
(0 votes)

Sejumlah kader muda dan aktivis NU Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya punya cara sendiri menghadiri istighotsah kubro. Mereka lebih memilih melakukan aksi jalan kaki dari kampus setempat menuju Stadion Gelora Delta Sidoarjo, tempat dilaksanaknnya istighotsah.

Read more... 0
Rate this item
(0 votes)

Jakarta, NU Online

Secara jasad, Gus Dur telah meninggalkan kita semua. Namun, pemikiran-pemikirannya masih hidup, dan terus diperjuangkan oleh orang-orang yang mencintainnya. Di antara warisan pemikiran Gus Dur, ialah mengenai Kebudayaan.

Read more... 0
Rate this item
(0 votes)

Ketum PBNU, KH Said Aqil Siroj bersama para kiai dan masyarakat meresmikan masjid al-Hidayah, Cakung Jakarta Utara. Masjid yang dibangun dari swadaya masyarakat tersebut diharapkan makin representatif bisa menampung aktifitas ibadah masyarakat muslim sekitarnya.

Read more... 0