www.radiomdsfm.com

Switch to desktop Register Login

Server 1

Loading ...

Server 2

Loading ...

Rate this item
(1 Vote)

Kediri  (radiomdsfm.com)--- Warga menggelar tasyakuran Adanya rencana penambangan pasir di aliran Sungai Ngobo Desa Satak, Kecamatan Puncu, Kabupaten Kediri yang memiliki izin resmi.

Giat tasyakuran ini sebagai bentuk  rasa syukur  dengan menggelar makan tumpeng bersama-sama di jalur masuk lokasi penambangan.

Warga setempat merasa bersyukur karena selama ini mayoritas warga tidak dapat merasakan manfaat adanya sumber daya alam yang ada di desanya. Dengan adanya penambangan legal tersebut harapan warga dapat saling bekerjasama dan mesejahterakan warga.

"Saya selaku wakil dari warga Desa Satak sangat mendoakan dan mendukung atas kerjasama dari CV Mansurin Barokah yang akan melakukan kegiatan disini. Mudah-mudahan kegiatan ini bisa berjalan dengan lancar," ujar Nuryanto, Rabu (10/9/18).

Sebelumnya aliran Sungai Ngobo banyak dilakukan penambangan pasir ilegal yang menggunakan alat berat hingga manual. Selama ini aktivitas penambangan tersebut diketahui tidak memperhatikan dampak terhadap warga sekitar.

Kusnadi, salah satu orang yang menjadi bagian di CV Mansurin Barokah mengatakan, tasyakuran ini sudah dilakukan kali kedua. Pertama saat keluarnya izin IUP-OP dan kedua yang dilakukan hari ini keluarnya izin dari Kementrian Kehutanan.

"Saya berbahagia sekali, saya yang menjadi bagian dari CV Mansurin Barokah dan CV Dapur Ngebul tidak ingin berjalan sembrono. Artinya semua perizinan harus terpenuhi dahulu. Karena jalur transportasi harus melewati Perhutani maka kita harus meminta izin terlebih dahulu. Tasyakuran ini merupakan wujud syukur karena izinnya semua sudab keluar," ucap pria yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Timur.

Lanjut Kusnadi, tidak hanya izin akan tetapi masyarakat disekitar sini juga mendapatkan manfaat secara bersama-sama. "Dulu itu masyarakat juga melakukan penambangan disini, namun bisa dikatakan ilegal. Saat ini masyarakat bersama kita dan mendapat perlindungan dari kita. Untuk manual juga bisa melakukan menambang di lokasi kita," imbuhnya.

Sementara komitmen terkait dampak terhadap warga dan lingkungan? Kusnadi menegaskan kewajiban tersebut sudah masuk dalam dokumen perizinan. "Untuk melakukan reklamasi dan penghijauan itu tetap kita lakukan karena hal itu  harus kita taati," tegasnya.

Ditempat yang sama, Camat Kecamatan Puncu, Hadi Subagia mengaku bersyukur dan berterimakasih terhadap perusahaan yang memiliki izin penambangan pasir di wilayahnya. "Kita perlu bersatu untuk mewujudkan pembangunan baik infrastruktur maupun moril. Alhamdulillah izin CV Maskurin sudah selesai, maka kedepan akan ada aktivitas penambangan. Mudah-mudahan kesejahteraan warga di Kecamatan Puncu ini bisa meningkat dengan adanya penambangan ini," harapnya.

Hadi juga menceritakan kondisi sumber daya alam di wilayahnya. Menurutnya Sungai Ngobo di Desa Satak, Kecamatan Puncu, Kabupaten Kediri memiliki keanehan. Meski sungai yang tidak memiliki air namun masih diberi manfaat melimpah berupa pasir. "Semoga jika dikelola dengan baik nanti akan membawa barokah kepada masyarakat," katanya.

Tasyakuran bakal dibukanya penambangan pasir tersebut juga dihadiri muspika Kecamatan Puncu, KPH Perhutani Kediri, Polres Kediri, Ketua DPRD Kabupaten Kediri dan ribuan masyarakat Desa Satak, Kecamatan Puncu, Kabupaten Kediri. Selain tasyakuran warga juga berinisiatif melakukan penggalangan dana yang terkumpul sebesar Rp 2.346.000 untuk anak yatim. (Fd/kdr)

Read more... 0
Rate this item
(0 votes)

Kediri (radiomdsfm.com) -- Sebanyak 74 komunitas se-Kediri berkumpul didepan Makodim Kediri untuk melakukan aksi kepedulian sosial dengan penggalangan dana yang ditujukan kepada korban bencana alam di Sulawesi Tengah. jumat (5/10/2018)

Aksi peduli sosial ini juga dibarengi dengan surprise secara spontan peringatan HUT TNI ke-73. Surprise ini ditandai dengan penyerahan tumpeng dari perwakilan komunitas kepada Dandim Kediri Letkol Kav Dwi Agung Sutrisno.

Dalam sambutannya, Letkol Kav Dwi Agung Sutrisno sangat mengapresiasi inisiatif komunitas yang ada di Kediri atas kepeduliannya kepada sebangsa setanah air yang baru saja ditimpa bencana alam. Ia sendiri menyatakan sangat mendukung atas penyelenggaraan aksi peduli sosial yang melibatkan 74 komunitas ini.

Terkait peringatan HUT TNI, ia optimis TNI dalam hal ini Kodim 0809/Kediri akan senantiasa berada dekat dan ditengah-tengah masyarakat Kediri. Profesionalisme, sudah pasti menjadi hal yang tidak terelakkan lagi dan harus dilakukan dengan didukung penuh masyarakat Kediri.

Panggung yang terletak tepat di depan Makodim Kediri ini menarik perhatian warga Kediri yang berlalu lalang melewati jalan itu. Alunan musik bercampur dengan suara penyanyi, menghibur warga Kediri yang ada disekitarnya.

Aksi peduli sosial ini diprakarsai oleh 74 komunitas dari berbagai latarbelakang di Kediri dan tentunya, aksi sangat berarti, khususnya dalam penggalangan dana yang bertujuan membantu saudara-saudara kita yang baru saja ditimpa bencana alam di Sulawesi Tengah.

“Saya atas nama pribadi dan Kodim Kediri, sangat mengapresiasi kepada seluruh komunitas yang ikut berpartisipasi membantu saudara-saudara kita yang ada di Sulawesi Tengah. Kegiatan-kegiatan sejenis seperti ini perlu kita dukung bersama, khususnya seluruh warga Kediri, karena ini sangat positif, mengingat kita ini semua saudara, sebangsa setanah air,” kata Letkol Kav Dwi Agung Sutrisno. (dodik)

Read more... 0
Rate this item
(0 votes)

Ternate (radiomdsfm.com) -- Hari kesaktian pancasila sebagai momentum untuk edukasi terhadap generasi millenial akan pentingnya Pancasila sebagai falsafah kehidupan bangsa Indonesia. Kirab Satu Negeri (KSN)  yang dilaksanakan  PP GP ansor serentak dari Sabang sampai Merauke akan diakhiri dengan kegiatan Puncak Kurab di Gor Maguwoharjo Yogyakarta 26 Oktober 2018. Tim KSN wilayah Maluku Utara sore ini  menerima tujuh belas bendera merah putih dari KSN Maluku. Penyambutan dilaksanakan  di Bandara Sultan Babullah selanjutnya peserta mengelilingi Kota Ternate dan melaksanakan Apel serah terima Pataka Merah Putih daru PW GP Ansor Maluku utara ke Kesultanan Ternate. Kegiatan ini melibatkan beberapa perwakilan organisasi kepemudaan dan pelajar di Maluku Utara. 

" Semoga dengan Kirab Satu Negeri yang mengusung tema Kita Ini Sama, Allah berkenan  meridholi dan generasi muda  baik Ansor maupun generasi yang akan datang mampu meneruskan spirit perjuangan Sultan Babullah"

Hal ini disampaikan perwakilan PP GP Ansor Muhammad Abdul Idris dalam pembukaan kirab di Kedaton Kesultanan Ternate.  Dalam sambuatannya idris juga mengingatkan pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan bangsa di tengah masyarakat yang beragam. 

“kirab satu negeri berepatan dengan hari kesaktian Pancasila harus jadi momentum untuk saling menghormati, menghargai perbedaan dalam rangka keutuhan NKRI. Indonesia adalah negara yang besar dengan berbagai adat istiada, suku, dan budaya. Maka rasa dan persatuan dan kesatuan ini harus benar-benar terus kita rawat dan jaga” ujarnya. 

Idris juga mengingatkan pesan ketua Umum PP GP Ansor, Gus Yaqut tentang pentingnya Pancasila sebagai dasar negara. “Pancasila merupakan landasarn negara kita yang telah disepakati bersama. untuk itu mari kita jaga dan rawat serta praktikkan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.”

Hal senada juga disampaikan oleh Perwakilan pemerintah kota ternate Dr. Burhan Abdurrahman. Dalam sambutannya beliau mengucapkan rasa terimakasih banyak atas kehormatan menjadi salah satu titik kirab satu nigari. Beliau berharap kegiatan ini semakin memperkuat rasa kebersamaan sebagai bangsa Indonesia. 

“merupakan sebuah kehoraman kota ternate menjadi salah satu titik kirab satu negeri. Semoga ini kegiatan ini semakin memperkuat rasa persatuan kita sebagai bangas Indonesia. Walaupun sejatinya kita berbeda suku, adat, tapi tetap satu bangsa Indonesia. 

Ada sekitar 17 bendera yang diserahkan kepada PW GP Ansor mauluku utara, Pemkot Ternate, dan Kesultanan ternate. Nantinya bendera ini akan di bawah keliling kota ternate. Sebelumnya bendera ini telah di bawah keliling dari merauke. Nantinya kirab ini akan berakhir di Yogyakarta. 

Atas kegiatan ini kesultanan ternate mengucapkan rasa terimakasih yang mendalam serta meminta salah satu bendera untuk diinapkan di kedaton sebagai wujud symbol spirit dan symbol rasa rasa saling memiliki ke-Indonesiaan. 

“Kami dari kesultanan ternate merasa terhormat terlibat dalam kegiatan kirab satu negeri. Kami berharap Indonesia terus bersatu dan menjadi negara yang besar. Untuk, itu kami juga berharap salah satu bendera kirab bisa diinapkan di kesultanan ternate sebagai wujud spirit dan rasa saling memiliki Indonesia” ujarnya. 

Kirab Satu Negeri di Maluku Utara  akan berakhir 4 oktober 2018 dan dilanjutkan ke  Semarang Jawa Tengah oleh Tim KSN Nasional. Kita Ini Sama tema dalam kegiatan ini menjadi  bentuk komitmen GP ansor untuk terus berjuang membela agama, bangsa, dan negara serta akan terus marawat kebhinekaan dan menjunjung tinggi Pancasila sebagai dasar negara. (tim)

Read more... 0
Rate this item
(1 Vote)

Pemerintah Kota Kediri melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) siang ini mengadakan pembinaan kepada sekitar 200 orang para pelaku pengadaan kegiatan barang/jasa pemerintah beserta asosiasi jasa konstruksi dan konsultasi Kota Kediri di Ball Room Hotel Lotus Garden, Selasa (2/10/2018).

Bimbingan teknis bertajuk “Penguatan Tata Kerja Pelaku Pengadaan Agar Seiring dan Sejalan Dengan Tata Kerja Aparat Penegak Hukum Sesuai Perpres 16 Tahun 2018” ini didasarkan pada peraturan Presiden nomor 16 tahun 2018 tentang  pengadaan barang/jasa pemerintah dan peraturan daerah nomor 7 tahun 2017 tentang APBD Kota Kediri tahun anggaran 2018. 

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kota Kediri, Eny Endardjati  yang hadir dalam acara itu dalam sambutannya mengatakan bahwa bimbingan teknis ini penting karena untuk memberikan pemahaman bagi para aparatur pengadaan kegiatan barang/jasa  di lingkungan pemerintah Kota Kediri agar sesuai dengan Peraturan Presiden. “Kegiatan ini merupakan di kegiatan yang strategis untuk memberikan pemahaman yang sama kepada para peserta khususnya aparatur di lingkungan Pemerintah Kota Kediri tentang pengadaan barang/jasa sesuai Peraturan Presiden,”ungkapnya.

Eny menambahkan bahwa selama ini sektor pengadaan khususnya kegiatan konstruksi selalu dianggap rentan terhadap terjadinya tindak pidana korupsi maupun penyelewengan anggaran. Oleh karena itu, kegiatan ini dilakukan untuk mengantisipasi timbulnya permasalahan dalam proses pelaksanaan. “Mudah-mudahan melalui bimbingan teknis ini hasil yang diharapkan benar-benar tepat sasaran dan sesuai anggaran yang telah direncanakan, serta dapat mendorong profesionalisme/ daya saing pada setiap pelaku pengadaan barang/jasa dalam menghasilkan produk yang memiliki manfaat sebesar-besarnya untuk masyarakat.”harapanya.

Acara yang diselenggarakan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Kediri ini menghadirkan tiga narasumber  diantaranya  Badan Pengawas dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Jawa Timur bidang investigasi, Endang Sukesi, Inspektur Inspektorat Kota Kediri selaku aparat pengawasan intern pemerintah, Maki Ali, dan kepala bagian pengadaan barang dan jasa Kota Kediri, M. Muklis Isnaini.

Read more... 0
Rate this item
(1 Vote)

Kediri (radiomdsfm.com) ---Wakil Wali Kota Kediri Lilik Muhibbah menghadiri upacara Hari Kesaktian Pancasila. Upacara dilaksanakan di Halaman Balaikota Kediri (1/10). Tema yang diusung dalam upacara tersebut yakni, “Pancasila Sebagai Landasan Kerja Mencapai Prestasi Bangsa”. Upacara yang berlangsung khidmat ini diikuti oleh TNI, Polri, Satpol PP, mahasiswa dan pelajar di Kota Kediri.

Komandan Brigif Kolonel Inf Slamet Riyadi, S.Ip bertindak sebagai inspektur upacara. Hadir dalam upacara tersebut Forkopimda Kota Kediri, Sekretaris Daerah Kota Kediri Budwi Sunu, Ketua Dharma Wanita Kota Kediri Nekky Budwi Sunu, Gabungan Organisasi Wanita, Asisten, Staf Ahli, dan Kepala OPD dilingkungan Pemerintah Kota Kediri.(fn/fd)

Read more... 0