NGANJUK – Menjelang Hari Raya Qurban Peternak Kambing Qurban Merugi Hingga 50 Persen – Radio MDSFM
Connect with us

Published

on

NGANJUK – Menjelang Hari Raya Qurban Peternak Kambing Qurban Merugi Hingga 50 Persen

Menjelang hari raya idul adha, atau hari raya qurban, biasanya menjadi ladang rejeki serta berkah bagi para penjual hewan qurban.namun hal tersebut tidak dirasakan para peternak serta penjual hewan qurban di nganjuk, ditengah pandemi covid 19 yang belum usai para penjual hewan kurban mengalami kerugian hingga 50 persen, dampak penurunan pembeli, hingga berimbas ke harga hewan qurban dialami para peternak.

Menjelang hari raya idul adha, atau hari raya qurban, biasanya menjadi ladang rejeki serta berkah bagi para penjual hewan qurban.namun hal tersebut dirasakan tidak ditahun ini, ditengah pandemi covid 19 yang belum usai para penjual hewan kurban dikabupaten Nganjuk mengalami kerugian hingga 50 persen, penurunan pembeli, hingga berimbas ke harga hewan qurban dialami para peternak.
Seperti yang dialami Hz Kandank. Peternak kambing peranakan etawa yang berada di Jl Gatot Subroto No 1a Kelurahan Kauman Kecamatan Kota Kabupaten Nganjuk.

Menurut Kodrat Perwira Admojo selaku Pemilik Hz Kandank, biasanya dirinya ditahun lalu, sebelum adanya wabah covid 19, peternakanya yang di beri nama Hz Kandank yang menjual kambing qurban peranakan etawa, sering kali menjadi langganan masyarakat untuk membeli kambing qurban, namun di tahun ini omsetnya turun hingga 50 persen dikarenakan dampak covid 19.

Imbas ekonomi sangat dirasakanya, yang dulunya ia dapat menyiapkan ratusan kambing qurban untuk dijual, ditahun ini ia hanya bisa menyiapkan sekitar 70 ekor kambing saja, dampak covid 19 membuat ia harus memutar otak dengan terpaksa menurunkan harga kambing qurban hingga 40 sampai 50 persen dari harga aslinya.

Kambing peranakan etawa besar super yang biasanya tahun lalu bisa terjual dengan harga, lima juta, di masa pandemi menjelang hari raya korban tahun ini turun sekitar tiga juta setengah, hingga tiga juta tujuh ratus ribu rupiah per ekor.

Ditambahkanya sebelum adannya pandemi covid 19, 2 bulan sebelum hari raya kurban, konsumen sudah banyak yang membeli hewan kurban, namun di tahun ini di masa pandemi covid 19, h-30 sebelum hari raya kurban belum ada yang membeli.

Di Hz Kandank, kambing yang di jual hanya kambing yang kondisinya sehat serta kusus perawatanya,berjenis kambing peranakan etawa yang sering di buat sebagai hewan qurban.

Kerugian akibat adanya dampak pandemi covid 19 sangat di rasakan para peternak hewan kurban, membuat para peternak merugi hingga 50 persen, perlu peran penting pemerintah guna membantu para peternak kedepan agar tidak terancam gulung tikar akibat dampak covid 19 yang berpengaruh di semua sektor ekonomi.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *